HIMPUNAN PEMUDA SINAR SYAHID

MUHAMMAD RASUL ALLAH.. DIA-LAH AL-MAHDI YANG DI NANTI… PEMIMPIN AKHIR ZAMAN – SAAT INI TELAH DATANG DI INDONESIA

Arsip untuk ‘MUHAMMAD RASUL ALLAH’ Kategori

MUHAMMAD RASUL ALLAH

Ditulis oleh himpass di/pada Maret 12, 2008

 AL BAQARAH

MUHAMMAD RASUL ALLAH

 

213. Manusia itu adalah umat yang satu., maka Allah mengutus para nabi, sebagai pemberi kabar gembira dan peringatan, dan Allah menurunkan bersama mereka Kitab yang benar, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Tidaklah berselisih tentang Kitab itu melainkan orang yang telah didatangkan kepada mereka kitab, yaitu setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, karena dengki antara mereka sendiri. Maka Allah memberi petunjuk orang-orang yang beriman kepada kebenaran tentang hal yang mereka perselisihkann itu dengan kehendak-Nya. dan Allah selalu memberi petunjuk orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.

 

Disampaikan kepada tuan-tuan sekalian satu kalam Tuhan ini sebagai kabar gembira sekaligus peringatan bagi manusia bahwa yang namanya manusia adalah umat yang satu. Kalam Tuhan bukan untuk manusia dulu atau nanti pada hari kiamat. Adanya manusia dulu dan yang akan datang, ketika ada yang sekarang. Ketika ada kita selaku manusia sekarang ini, maka yang dulu benar telah berlalu umat yang lalu dan yang akan datang insyaa Allah akan terjadi. Sehingga Kalam Tuhan ini, dulu sudah dikumandangkan, akan datangpun akan dikumandangkan, dan sudah tentunya sekaranglah Kalam Tuhan ini dikumandangkan kepada tuan-tuan sekalian.

Hukum duniawi, yang namanya manusia adalah seperti layaknya tuan-tuan sekarang ini. Punya akal, fikiran dan nafsu. Bahkan yang tak berakalpun alias gila atau anak-anak yang belum berakal juga disebut manusia. Apakah dengan teori yang kita imani selama ini bahwa manusia berasal dari Nabi Adam, atau ada yang melampaui batas dengan membuat teori bahwa manusia berasal dari monyet. Yang kesemuanya ini tidaklah disalahkan, namun untuk menjadi pelajaran bagi yang mau belajar. Hukum duniawi ini tidak bisa menjadi pegangan yang mutlak karena sentiasa manusia berselisih padanya. Karena memang dunia ini hanyalah tipu daya.

Supaya tidak tertipu dengan rasa, akal, dan mata tuan-tuan sendiri, karena memang rasa akal dan mata tuan-tuan sedang dalam kehidupan dunia ini, maka kami menyeru tuan-tuan sekalian untuk berhukum kepada hukum Allah, supaya terhakimi apa yang selama ini manusia berselisih padanya. Yang hukum Allah itu telah disampaikan pada awal tulisan ini, bahwa manusia adalah umat yang satu. Kalau tidak satu bukan manusia walau rasa, akal, mata, melihat seseorang itu manusia. Apakah ada manusia di belahan bumi bagian Timur, Barat, Utara atau Selatan ?! Ada … jika mereka satu. Apakah ada manusia ini dulu, sekarang atau akan datang ?! Ada … jika mereka satu. Kalau tidak satu, bukan manusia menurut hukum Allah. Silahkan lihat diri masing-masing apakah sudah manusia ataukah hanya sekedar manusia menurut hukum duniawi.

Ketika datang kepada tuan-tuan manusia pembawa berita besar (An-Naba` = berita besar) yang ia memberi kabar gembira dan peringatan dengan membawakan kitab yang tuan-tuan imani kebenarannya sehingga jika tuan-tuan ragukan kitab tersebut, tuan-tuan tergolong orang kafir, apakah tuan-tuan mau bersatu mengikuti si Pembawa Berita?!

Kitab yang tiada keraguan padanya adalah Alqur`an. Didalamnya terdapat Injil, Taurat, dan Zabur serta semua shuhuf-shuhuf yang berasal dari Tuhan Semesta Alam. Kitab yang menjelaskan segala sesuatu, menjelaskan yang terdahulu maupun yang akan datang, menjelaskan yang gaib maupun yang nyata. Sehingga Alqur`an menjelaskan tentang Injil, Taurat, Zabur. Alqur`an menjelaskan Tafsir Jalalain, Asbaabun Nuzul, Nasikh wa Mansukh. Bukan Jalalain, Asbaabun Nuzul, Nasikh wa Mansukh yang menjelaskan Alqur`an. Alqur`an adalah Kitab yang membenarkan apa yang ada pada kamu, bukan menyalah-nyalah si Anu dan menyesatkan si Anu.

Kalau pakai Kitab selain Alqur`an, niscaya menyalahkan bahkan menyesatkan orang lain yang tak sefaham dengan kitabnya itu. Dengan gagah berani menyalahkan kitab Injil, Taurat, Zabur, bahkan dengan kitabnya itu mulai mengkoreksi Alqur`an. Ketika dibacakan kepadanya Alqur`an, mulai dia meneliti dengan Kaidah Tafsir yang ada padanya atau yang ada selama ini seolah-olah Alqur`an itu bisa ditafsirkan dengan sebotol tinta. Disampaikan kepadanya Alqur`an, mulai dia menanyakan Sebab Turunnya ayat, seolah-olah Allah tergagah dengan sebab yang dipelajarinya selama ini disekolahnya. Dikumandangkan kepadanya Alqur`an, mulai dia memprotes bahwa ayat ini sudah disempurnakan oleh ayat yang lain, seolah-olah ilmu Allah tidak Qadim lagi Baqa`. Mereka tak sadar bahwa mereka bukan saja meragukan Alqur`an dengan ilmu yang dituntut, dengan amal yang shalih, dengan ibadah yang banyak, bahkan mereka sedang mengingkari Alqur`an.

Kabar gembira kepada tuan-tuan yang mau menerima si Pembawa Berita Besar dan sekaligus peringatan bagi yang meragukannya. Bergembiralah tuan-tuan, bahwa segala perbuatan baik (‘amal shalih) selama ini yang telah dikerjakan diterima disisi Allah bahkan dilipat gandakan. Peringatan bagi tuan-tuan yang meragukan atau mengingkari, bahwa sia-sia bahkan neraka bagiannya walaupun sudah berbuat yang sebaik-baiknya didunia ini (selama ini).

Untuk menyatakan diri tuan-tuan adalah Manusia menurut Hukum Allah, maka didatangkanlah para Pembawa Berita Besar yang diturunkan kepada mereka Kitab Alqur`an, sehingga dengan Kitab itu tuan-tuan menerima mereka

 

 

 

 

Ditulis dalam MUHAMMAD RASUL ALLAH | Leave a Comment »