28:85. Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: “Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata.”
Setelah satu ayat yang kami sampaikan, kemudian selanjutnya kami ingin menyerukan kembali beberapa ayat – ayat Allah yang ada di dalam KitabNya. Allah berfirman dalam surat Al Fath ayat 8, 9 dan 10 yaitu ;
8. Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira dan pemberi peringatan.
Kabar gembira bagi mereka yang yakin dan percaya kepada kebenar Al Qur’an dan diturunkan kepada utusannya. Dan peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Allah. Peringatan Allah itu pasti datang.
9. supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama)Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.
Sampaikan seruan Allah melalui Ayat – ayatNya untuk menguatkanNya dan membesarkanNya. Sempaikan seruan Allah kepada istri dan keluarga kita, kepada kawan dan tetangga, dan kepada seru sekalian alam.
Allah menyeru melalui kitabNya yang telah diturunkanNya.
10. Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.
Janji setia kepada Allah atas keyakinan yang kita yakini dan bentuk dari pernyataan keislaman atas agama disisi Allah. Tangan Allah diatas tangan mereka untuk janji setia kepada Allah. Dan Allah tidak mengingkari janjiNya dan hanya kepada Allah kita kembali. Siapa diantara kita yang menolong agama Allah, menguatkanNya dan membesarkanNya.
47:7. Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
Ayat – Ayat Allah berlaku sepanjang zaman. Tidak ada kadaluarsa dari tiap – ayat Allah yang berlaku pada seluruh zaman. Kita yakini bahwa Al Qur’an petunjuk kepada jalan yang lurus. Yaitu jalan orang – orang yang Allah diberikan nikmat Al Qur’an maka ikutilah mereka. Karena mereka menyampaikan salam dari Tuhannya.
36:58. (Kepada mereka dikatakan): “Salam”, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.
Tangan Allah diatas tangan mereka. Bersalaman dan berjanji setia kepadaNya karena tangan Allah diatas tangan para saksi Allah. Jangan pada wujudnya dan jangan kita ikuti langkah setan. Jangan kita ikuti sesatnya iblis. Kepada Allah dia taat tetapi kepada yang datang menyampaikan seruan Allah, dia ingkar. Iblis memandang wujud Nabi Adam As ketika itu.
Siapa diatara kita yang telah menerima perjanjian dari Allah?
19:87. Mereka tidak berhak mendapat syafa’at kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah.
Kapan kita akan mendapat syafa’at? Apakah syafa’at itu nanti dan di yaumilakhir (hari kiamat)? Ataukah syafa’at itu hanya kita dapatkan dari mereka yang telah diberikan izin oleh Allah dan Allah telah meridhai perkataannya? karena syafaat itu hanya milik Allah.
2:48. Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa’at dan tebusan dari padanya, dan tidaklah mereka akan ditolong.
2:123. Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafa’at kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong.
20:109. Pada hari itu tidak berguna syafa’at, kecuali (syafa’at ) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya.
Jelas disampaikan Allah dalam kitabNya bahwa syafa’at itu bukan nanti. Syafa’at itu hanya akan kita peroleh dari mereka yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya. Dan Allah telah meridhai perkataannya.
Dan diantara mereka ada yang berhak mendapatkan syafa’at yaitu orang – orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah melalui utusannya yang ada diantara kamu. Tangan Allah diatas tangan mereka bagi yang yakin dan percaya padaNya.
2:254. Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.
Tetapi sebagian umat Allah mengatakan bahwa Syafa’at itu nanti (hari kiamat) disaat seseorang tidak dapat membela orang lain. Amalan mereka menentukan apakah dia nanti akan mendapat syafa’at atau tidak.
Dan mereka mengatakan : Karena begitu orang tua kami mengajarkan kepada kami.
74:48. Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa’at dari orang-orang yang memberikan syafa’at.
Nantikanlah syafa’at itu dari orang-orang yang memberikan syafa’at dan tidak berguna lagi di hari itu (kiamat) syafa’at karena hanya kepunyaan Allah syafa’at itu semuanya.
39:44. Katakanlah: “Hanya kepunyaan Allah syafa’at itu semuanya. Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada- Nyalah kamu dikembalikan”
Begitulah ayat – ayat Allah menerangkan dan tiada keraguan didalamnya. Allah mengutus saksiNya dan pemeberi kabar gembera bagi mereka yang meyakini dan pemberi peringatan pada mereka bahwa janji Allah itu pasti datang.
25:56. Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan.
36:11. Sesungguhnya kamu hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pemurah walaupun dia tidak melihatnya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia.
Bergembiralah dan sampaikanlah seruan Allah. Dan yakinlah Allah pasti menepati janjiNya kepada mereka yang telah menerima kebenaran Al Qur’an. Allah tidak akan ingkar terhadap janjiNya bagi mereka yang bertaqwa dan bagi mereka yang berada dalam kesesatan yang nyata. Walau terkadang mereka meyakin segala dosa akan terhapus didalam api nekara.
2:80. Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja.” Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya, ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”
Mereka meyakini bahwa mereka tidak akan disentuh api neraka kecuali hanya beberapa hari saja. Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janjiNya.
3:24. Hal itu adalah karena mereka mengaku: “Kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung.” Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan.
Mereka mengatakan terhadap Allah apa yang tidak mereka ketahui dan mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada – adakan apa yang sebenarnya tidak ada. Allah tidak pernah menjanjikan apa yang mereka katakan bahwa mereka tidak akan disentuh api neraka kecuali beberapa hari dapat dihitung.
Ayat Allah diatas sangat jelas kepada mereka yang selama ini yang meyakini bahwa dosa yang selama ini mereka perbuat akan terhapus didalam api nekara. Dan setelah itu mereka akan menjadi penghuni surga ketika dosa telah terhapus didalam api neraka. Tetapi Allah tidak pernah menjanjikan itu kepada mereka. Allah berfirman ;
2:81. (Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
2:82. Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya
Inilah janji Allah didalam kitabNya dan Allah tidak akan pernah memungkiri janjiNya terhapad apa yang mereka ada – adakan. Di dalam ayat lain Allah berfirman ;
7:8. Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
7:9. Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami.
Mereka yang mengingkari ayat – ayat Allah, mereka itulah orang – orang yang merugikan dirinya sendiri ketika kebenaran itu sampai kepada mereka. Apakah kita dapat menentukan timbangan mana yang akan diberatkan Allah dan yang akan diringankan Allah? Ataukah kita salah satu diantara mereka yang mengingkari ayat – ayat Allah?
Sabar dan sholat dapat dijadikan penolong kita kepada Allah. Walau sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang – orang yang khusyu’. Sabar itu adalah berserah diri kepada Allah terhadap apa yang sedang kita jalani. Keiklasan hati bagi orang – orang yang sabar dijelaskan Allah dalam kitabNya.
2:45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,
2:46. (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.
Bersabar dalam sholat adalah bentuk keiklasan hati dalam berserah diri kepada Allah dan meyakini bahwa nanti kita akan bertemu dengan Allah dan kita akan kembali kepadaNya.
Khusyu’ dalam sholat adalah suatu keyakinan bahwa kita nanti akan bertemu dengan Allah tetapi bukan pada saat kita sholat, kita sedang bertemu dengan Allah. Bukan disaat sholat kita menciptakan bayangan Allah dalam hati dan pikiran kita. Dan bukan meyakini Allah melihat kita seperi kita melihat sesuatu. Allah mendengar kita seperti kita mendengar sesuatu. Atau kita berbicara dengan Allah didalam sholat seperti kita berbicara dengan seseorang.
40:12. Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja disembah. Dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka putusan (sekarang ini) adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Mereka kafir apabila Allah saja yang disembah di dalam ibadah mereka dan di dalam sholat meraka kemudian mereka percaya apabila Allah dipersekutukan dengan memberi bentuk. Maka putusan adalah pada Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar terhapa apa yang kita jalani.
Tetapi diantara mereka disaatnya sholat menciptakan bayangan Allah dalam hati dan pikiran. Mereka meyakini Allah melihat seperi melihat sesuatu. Allah mendengar seperti mendengar sesuatu. Atau berbicara dengan Allah didalam sholat seperti kita berbicara dengan seseorang.
Allah maha mendengar tetapi Allah tidak memilki telinga, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan dan apa yang kamu sembunyikan tetapi Allah tidak memilki mata dan Allah berbicara melalui kitabNya.
Jangan ciptakan wujud Allah dalam sholat karena Allah tak berwujud dan tidak dapat disamakan dengan apa pun. Allah tidak punya mata seperti mata kita, Allah tidak punya telinga seperti telingan kita dan Allah tidak punya mulut seperti apa yang kita bayangkan.
Jangan jadikan Allah berhala dalam hati dan pikiran kita.
Jangn kita bersemedi didalam sholat seolah – olah kita sedang bertemu dengan Allah karena menurut mereka itu adalah khusyu’. Mempersekutukan Allah dengan menciptakan banyangan Allah dalam hati dan pikiran serta hayalan.
6:136. Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan persangkaan mereka: “Ini untuk Allah dan ini untuk berhala – berhala kami.” Maka saji-sajian yang diperuntukkan bagi berhala – berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan saji-sajian yang diperuntukkan bagi Allah, maka sajian itu sampai kepada berhala – berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu.
Mereka yang menyembah Allah dan menyembah berhala – berhala dalam hati mereka sehingga saji – sajian mereka hanya untuk berhala – berhala mereka. Berhala yang diberi bentuk dalam penglihatan mereka hanyalah patung dan berhala yang diberi bentukan dama hati dan pikiran mereka adalah roh/ mahluk halus untuk sembahan mereka.
7:28. Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: “Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji.” Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?
Allah tidak menyuruh mereka apa yang mereka sembah. Tetapi mereka mendapatinya dari nenek moyang mereka mengerjakannya yang demikian itu.
2:165. Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).
Mereka menciptakan bayang Allah dalam hayalan dan pikiran mereka dan seakan akan mereka sedang bertemu dengan Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mencintai Allah.
7:71. Ia berkata: “Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Tuhanmu.” Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu beserta nenek moyangmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujjah untuk itu? Maka tunggulah (azab itu), sesungguhnya aku juga termasuk orang yamg menunggu bersama kamu.”
Yang mereka sembah hanya nama – nama yang mereka dapati nene moyang mereka menyembah nama – nama tersebut. Allah bukan A bukan L bukan H dan Allah bukan Alif bukan Lam dan bukan Ha. Allah bukanlah nama – nama yang nenek moyang kita ciptakan.
7:180. Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.
Tinggalkan orang yang menyimpang dari kebenaran dalam menyembah nama – nama Allah. Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui apa – apa yang kita kerjakan.
29:25. Dan berkata Ibrahim: “Sesungguhnya berhala – berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini kemudian di hari kiamat sebahagian kamu mengingkari sebahagian (yang lain) dan sebahagian kamu mela’nati sebahagian (yang lain); dan tempat kembalimu ialah neraka, dan sekali-kali tak ada bagimu para penolongpun.
Sesungguhnya berhala – berhala yang mereka ciptakan dalam hati mereka hanya untuk menciptakan perasaan kasih sayang diantara kamu dalam kehidupan dunia ini. Dan kemudian dihari kiamat semua akan dipertanggungjawabkan walau sebagian dari yang lain mengingkari sebagian yang lainnya terhadab sembahan mereka dan tempat kembali mereka ialah neraka.
39:2. Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.
39:11. Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.
Memurnikan ketaatan kepada Allah dan berserah diri kepada Allah pada waktu pagi dan petang.
Hanya mereka yang berserah diri dan sabar dalam sholatnya dan meyakini bahwa dia nanti akan bertemu dengan Allah dan hanya kepada Allah tempat kembali. Dan terkadang mereka menyungkur (sujud) atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’. Mereka bertambah berserah diri kepada Allah. Sebagaimana Allah berfirman ;
17:107. Katakanlah: “Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah). Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud.
17:109. Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’.
Mereka bertambah khusyu’ dan berserah diri apabila Al Qur’an dibacakan kepada mereka dan kepada orang – orang yang telah diberi pengetahuan sebelumnya serta meyakini kebenaran Al Qur’an.
19:58. Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.
Demikianlah Allah menjelaskan dalam kitabNya agar kamu menjadi orang yang berfikir dan berserah diri.
11:93. Dan (dia berkata): “Hai kaumku, berbuatlah menurut kemampuanmu, sesungguhnya akupun berbuat (pula). Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakannya dan siapa yang berdusta. Dan tunggulah azab (Tuhan), sesungguhnya akupun menunggu bersama kamu.”
Berbuatlah menurut kemampuanmu sesunggunya itu lebih baik. Kelak kita akan mengetahui siapa yang akan ditimpa azab yang menghinakan dan siapa yang berdusta.
7:71. Ia berkata: “Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Tuhanmu.” Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama (berhala) yang kamu beserta nenek moyangmu menamakannya, padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujjah untuk itu? Maka tunggulah (azab itu), sesungguhnya aku juga termasuk orang yamg menunggu bersama kamu.”
Berbantah tentang nama – nama yang kamu beserta nenek moyang kamu menamakannya, padahal Allah sekali – kali tidak menurukan hujjah itu. Ataukah kamu dan nenek moyang kamu sembah hanya sebuah nama yang kamu nama – namakan?
6:158. Yang mereka nanti-nanti tidak lain hanyalah kedatangan malaikat kepada mereka atau kedatangan Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia mengusahakan kebaikan dalam masa imannya. Katakanlah: “Tunggulah olehmu sesungguhnya Kamipun menunggu.”
Siapakah yang ditunggu – tunggu oleh mu? Azab dari Allah atau malaikat – malaikat atau kedatangan Tuhanmu atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu?
52:31. Katakanlah: “Tunggulah, maka sesungguhnya akupun termasuk orang yang menunggu bersama kamu.”
11:122. Dan tunggulah (akibat perbuatanmu); sesungguhnya kamipun menunggu (pula).”
Tunggulah oleh mu dan sesunggunya aku pun menunggu beserta kamu. Ataukah hari kiamat yang kaum tunggu kapan akan terjadi karena kamu katakan bumi Allah telah tua?
36:49. Mereka tidak menunggu melainkan satu teriakan saja yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.
Perdebatkanlah, sesungguhnya yang kamu tunggu hanya satu teriakan saja yang akan membinasakan mu dalam perdebatan mu.
43:66. Mereka tidak menunggu kecuali kedatangan hari kiamat kepada mereka dengan tiba-tiba sedang mereka tidak menyadarinya.
39:68. Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).
Itulah yang mereka tunggu. Ataukah ada yang lain yang mereka tunggu?
7:53. Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali Al Quran itu. Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Quran itu, berkatalah orang-orang yang melupakannya sebelum itu: “Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafa’at yang akan memberi syafa’at bagi kami, atau dapatkah kami dikembalikan sehingga kami dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?.” Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendiri dan telah lenyaplah dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan.
Tiadalah mereka menunggu-nunggu kecuali Al Quran itu. Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Quran itu
38:87. Al Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.
45:20. Al Quran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi kaum yang meyakini.
17:9. Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar,
Sesungguhnya diwajibkan atas kamu Al Qur’an.
28:85. Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: “Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata.”
3:53. Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi.”
Amiin Ya Allha..
